Strategi Melahirkan Keunggulan Madrasah KMA No. 184 Dan 183 Tahun 2019

Strategi Melahirkan Keunggulan Madrasah KMA No. 184 Dan 183 Tahun 2019
Strategi Melahirkan Keunggulan Madrasah KMA No. 184 Dan 183 Tahun 2019

Strategi Melahirkan Keunggulan Madrasah KMA No. 184 Dan 183 Tahun 2019 - PMA Nomor 60 Tahun 2015: Perubahan atas PMA 90 Th 2013 tentang Penyelenggaraan Madrasah (Pasal 61) :

  1. Pemerintah menyelenggarakan paling sedikit 1 (satu) Madrasah Aliyah Negeri Unggulan di setiap Provinsi.
  2. Masyarakat dapat menyelenggarakan Madrasah Aliyah Unggulan
  3. Madrasah Aliyah Unggulan berupa :

  • Madrasah Akademik
  • Madrasah Vokasi/Ketrampilan; dan
  • Madrasah Keagamaan

Penguasaan ajaran agama hingga taraf implementasi dan keteladanan untuk menguatkan peserta didik sebagai mutafaqqih fiddin Dan Penguasaan Bahasa Arab yang aplikatif dengan menitikberatkan pada kemampuan berkomunikasi dan sebagai alat untuk mengkaji Islam dari sumber autentiknya yaitu kitab turats/kuning.

Mengapa Kurikulum Madrasah dalam KMA 165 th 2014 disempurnakan ?

Hasil penelitihan yang dilakukan Puslitbang Balitbang Kemenag RI ditemukan :

  • Beberapa struktur materi antar jenjang dan antar kelas yang tumpang tindih,
  • Perumusan level kompetensi yang rendah, dan
  • Khususnya kecenderungan mata pelajaran Bahasa Arab yang dipelajari secara strukturalis.

Terdapat kebutuhan arah jalan madrasah sebagai berikut :

  • Kebutuhan disain pembelajaran sesuai perkembangan pendidikan abad 21,
  • Kebutuhan kontribusi PAI dan Bahasa Arab dalam pembentukan karakter bangsa Indonesia sebagai warga dunia,
  • Sumbangan Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab di madrasah dalam pencapaian visi Indonesia 2045 : Indonesia Berdaulat, maju, adil dan makmur
  • Kebutuhan MA Program Keagamaan melakukan penguatan kajian “tafaqquh fiddin”.
  • Kebutuhan pembelajaran PAI dan Bahasa Arab melakukan penguatan amaliyah dalam implementasi kurikulum dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak terlalu kognitif oriented.

Prinsip Penyempurnaan Kurikulum PAI Dan Bahasa Arab Di Madrasah :

  • Penataan kembali distribusi materi yang tumpang tindih antar jenjang dan antar kelas.
  • Perumusan level kompetensi yang ditingkatkan untuk membekali pesera didik lebih tinggi dalam berfikir kritis dan inovatif. Sehingga level kompetensi MI ditingkatkan hampir 30 % Kompetensi Dasar (KD) berlevel C4, MTs 70 % dan MA 90% level C4 hingga C6.
  • Penataan kesinambungan dan keselarasan perumusan antara KD1 Sikap spiritual, KD 2 Sikap Sosial , KD 3 Pengetahuan dan KD 4 Keterampilan.
  • Penguatan Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab pada aspek sikap dan keterampilan beragama dibanding pengetahuan atau kognitif.
  • Penguatan Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk menghasilkan keyakinan dan penghargaan siswa dalam membuktikan bahwa Islam adalah agama yang sangat relevan dengan kemajuan kehidupan zaman.
  • Penguatan Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab sebagai pengantar siswa menjadi warga bangsa Indonesia yang hidup dalam keberagaman.
  • Perubahan pada Materi Bahasa Arab terutama penyempurnaan dalam penyajian dan metode pendekatan yang digunakan sehingga lebih menekankan pada pendekatan fungsional dari pada struktural.
  • Penyempurnaan kedalaman materi kurikulum mata pelajaran PAI pada Madarasah Aliyah Peminatan Keagamaan, serta penggunaan pengantar Bahasa Arab pada pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada MA Program Keagamaan (MAPK).

Silahkan download Strategi Melahirkan Keunggulan Madrasah KMA No. 184 Dan 183 Tahun 2019, DISINI